Meski sama-sama membawa nama Indonesia, namun pertemuan kedua ganda putra ini begitu seru. Fajar/Fikri yang unggul di game pertama, cukup kesulitan di game kedua, hingga game ketiga harus dimainkan.
“Di game kedua, Leo/Bagas memperlambat tempo permainan. Mereka tidak mau ke pola permainan kami yang cepat, jadi mereka memperlambat tempo permainan dan kami juga tidak sadar dan terlambat mengantisipasi,” kata Fajar soal pertandingan.
“Kami terlalu banyak melakukan kesalahan yang beruntun, harusnya kalau salah di satu-dua poin, bisa balik dapat poin lagi. Cukup disayangkan juga, apalagi terjadi di poin-poin kritis,” kata Leo.
Meskipun hari ini berhasil menang, Fajar mengakui bahwa permainan depan Leo sempat menyulitkannya. Ketika ditanya soal psy war yang terjadi saat pertandingan berlangsung, Fikri mengatakan bahwa mereka sama-sama bersaing dengan sehat menjadi yang terbaik sesama pemain pelatnas.
“Kalau ditanya menyangka bisa menang atau enggak, ya menyangka, karena kan kita harus optimis. Kami sudah tahu kelemahan dan kelebihan lawan. Apalagi saya pribadi kalau lawan Leo agak sedikit kurang cocok ya. Permainan depan Leo begitu halus, kadang saya agak kagok dengan pola permainannya,” beber Fajar.
“Kalau kami tanding ada psy war mungkin bukan gengsi ya tapi kan di dalam PBSI sesama ganda putra Indonesia kami saling bersaing. Dalam arti bersaing yang sportif, enggak aneh-aneh, cuma ya semuanya pasti pengin menang dan ingin jadi nomor satu,” komentar Fikri.
Di babak perempat final, Fajar/Fikri lagi-lagi bakal bertemu dengan rekan senegara, yang juga junior mereka di pelatnas, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Pasangan muda ini melaju ke babak perempat final setelah menang dramatis atas Lee Jhe-Huei/Yang Po Hsuan (Chinese Taipei) dengan skor 14-21, 21-18, 24-22.
“Pertama-tama, puji Tuhan kita bisa menyelesaikan pertandingan tanpa ada cedera. Tadi kami sudah main all out dan saat-saat terakhir itu memang kami ketinggalan poin. Cuma saya mikirnya, nekat saja, karena kan sudah golden poin,” kata Joaquin.
Pertemuan Raymond/Nikolaus dan Fajar/Fikri memastikan Indonesia sementara amankan satu tiket semifinal ganda putra di Daihatsu Indonesia Masters 2026. Sektor ganda putra masih berpeluang menambah wakil ke semifinal lewat pasangan Sabar Karyaman Gutama/M. Reza Pahlevi Isfahani. Di babak perempat final, Sabar/Reza akan ditantang wakil Malaysia, Man Wei Chong/Tee Kai Wun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan
